Berita

Peringatan Hari Amal Bhakti Depag Abang Becak Peroleh Santunan

Banjarnegara – Sekitar lima ribu peserta dari berbagai elemen mengikuti upacara memperingati Hari Amal Bhakti Kementerian Agama (Depag) tingkat Kabupaten Banjarnegara yang ke-74, di alun-alun kota Banjarnegara, Jumat (3/1/2020). Peserta upacara yang datang antara lain dari keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, ASN guru RA, TK, MI, MTs, MA, guru non PNS, guru-guru agama, organisasi sosial keagamaan, dan para siswa-siswi MTsN dan MAN.

Inspektur Upacara Bupati Banjarnegara, Budhi dalam amanatnya membacakan teks sambutan  Menteri Agama Republik Indonesia mengatakan, bahwa Agama dan Negara saling membutuhkan dan saling mengokohkan untuk kebahagiaan hidup manusia. Disebutkan, sejarah dunia sampai abad kedua puluh hanya mengenal dua teori menyangkut hubungan agama dan negara, yaitu “teori integrasi”, penyatuan agama dengan negara, dan “teori sekularisasi”,
pemisahan agama dengan negara.

“Saya perlu menegaskan disini bahwa penguatan identitas keagamaan dan penguatan identitas kebangsaan tidak boleh dipisahkan, apalagi dipertentangkan, tetapi harus dalam “satu kotak” untuk melahirkan moderasi beragama dan bernegara,” sambutnya.

“Sejalan dengan tema Hari Amal Bakti Kementerian Agama tahun 2020 ialah, “Umat Rukun, Indonesia Maju”, saya mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama di Pusat dan di Daerah, agar menjadi agen perubahan dalam memperkuat kerukunan antar umat beragama di Tanah Air. Kerukunan antar umat beragama merupakan modal kita bersama untuk membangun negara dan menjaga integrasi nasional,” lanjutnya.

“Untuk.itulah Kementerian hadir untuk melindungi kepentingan agama dan semua pemeluknya,” lanjutnya kemudian.

Usai upacara dilanjutkan dengan pelepasan balon dan pemberian santunan kepada ratusan abang becak. Bupati, Wakil Bupati beserta Forkompimda, Kemenag dan lainnya juga ikut bergembira “mbecak bersama” keliling kota Banjarnegara.

Sementara untuk para pejabat pada upacara HAB tersebut, antara lain : Eko Widodo S. Pd Msi (pemimpin upacara) Dani Restiaji S.Pd , Imelda Setiawati, Nur Farida, Khusnul Hidayati (pembaca UUD 1945, Panca Prasetya, dan kode etik), pembaca doa Sugeng Mulyadi, dan paduan suara MTs 2 dan Kemenag Banjarnegara. Parman, salah satu abang becak yang menerima bantuan mengatakan sangat senang adanya bantuan tersebut.

“Alhamdulilah, ini sangat membantu meringankan kebutuhan keluarga kami,” katanya.

sumber (Muji P/Dinkominfo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *